5 TIPS MEMILIH KEMEJA PRIA UNTUK BERBAGAI ACARA

Kemeja untuk pria seakan pakaian yang wajib ada di dalam lemari pakaian pria. Kemeja yang dapat menunjang penampilan setiap harinya. Berbagai jenis kemeja ini dapat digunakan untuk acara formal dan juga non formal. Berikut ini tips memilih kemeja pria agar sesuai dengan kepribadian dan ukuran tubuh anda. Pemilihan kemeja yang kurang tepat tidak hanya merusak penampilan namun juga membuat anda kehilangan rasa percaya diri.

5 TIPS MEMILIH KEMEJA PRIA

1. Pilihlah Warna Yang Sesuai

Salah satu hal terpenting dalam memilih kemeja yaitu warnanya. Ada beberpa warna yang cocok digunakan ketika menghadiri acara seperti menghadiri acata resmi, bekerja. Begitu juga ketika anda memiliki jabatan terpenting di perusahaan, maka anda juga harus menyesuaikan warna kemeja.

a. Warna Konserfatif

Warna ini sering digunakan ketika menghadiri wawacara. Contoh warna konservatif adalah warna putih, putih pudar, biru muda, dan abu-abu muda. Beberpa warna tersebut cenderung aman untuk dikenakan dan membuat anda terlihat professional tanpa terkesan berlebihan.

b. Warna Cerah

Warna ini cocok digunakan menghadiri pesta atau acara lain dimana akan dihadiri oleh rekan-rekan anda. Contoh warnanya hijau, merah muda, dan orange. Penggunaan pakaian dengan warna ini akan membuat anda terlihat menonjol dan tidak kusam.

c. Paduan Beberapa Warna

Bagi anda sebagai pekerja, tentunya akan sering bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Pemilihan kemeja yang sesuia merupakan hal yang penting. Anda bisa memilih menggunakan baju dengan motif kotak dengan beberpa percampuran warna seperti abu-abu, biru dan hijau, yang menyatu agar tampil berkesan namun tetap casual.

2. Pilihlah Motif Kemeja Yang Sesuai

Anda yang tidak begitu menyukai corak polos atau ingin mencoba corak lain. Ada bisa memiliki beberpa motif seperti garis-garis atau motif kotak. Berbagai motif berikut akan cocok digunakan untuk berbagai kesempatan yang berbeda.

a. Kemeja Motif

Kemeja dengan motif ini cocok digunakan untuk para pekerja. Selain itu kemeja bermotif juga bisa digunakan sebagai outfit kita kalian jalan-jalan, hangout bersama temen-temen. Paduan warna akan menambah kesan kasual namun tetap rapi. Pilihlah motif kotak-kotak atau garis juga memiliki fungsi yang berbeda. Contohnaya motif kotak besar dengan warna cerah akan cocok dikenakan ketika menghadiri acara yang santai dan tampil yang kasual. Sedangkan untuk motif garis halus lebih baik dikenakan ketika bekerja atau menghadiri acara pernikahan.

b. Kemeja Polos

Motif ini aman dan praktis untuk digunakan hampir di semua acara. Kemeja polos juga mudah dipadukan dengan aksesoris seperti dasi, juga dengan celana baik celana formal maupun celana non formal. Warna yang sering digunakan seperti abu-abu, biru muda, putih dan hitam.

3. Pemilihan Kerah Yang Pas

a. Kerah Bentuk Lancip

Kerah model ini merupakan kerah yang umum digunakan. Pada tepi kerah akan mengarah ke bawah dengan sudut 60 derajat dan ada sedikit jarak pada titik temu kedua kerah tersebut. Kesan yang muncul ketika mengenakan kerah ini adalah bentuk wajah yang bulat dapat terlihat panjang dan ramping.

b. Kerah Lebar

Bentuk kerah ini dianggap sebagai kerah yang memperlihatkan semangat untuk pemakaianya. Kerah ini hampir mirip dengan dengan kerah lancip hanya ujungnya dipotong mengarah ke bawah sebesar 90 derajat dan jarak antara masing-masih ujung kerah besar. Kesan dari kerah ini adalah membuat efek wajah menjadi bulat bagi anda yang memiliki bentuk wajah lonjong.

4. Memilih Model Kemeja

Kemeja yang ada pada saat ini pada umumnya terdiri dari model ramping, lebar (tradisional) dan juga model atletis. Setiap model pada kemeja ini memiliki kecocokan untuk orang-orang dengan bentuk tubuh, selera serta ukuran yang berbeda

  • Kemeja dengan model ramping memang dijahit khusus sesuai dengan bentuk tubuh, kemeja ini lebih terkesan fit body, sedikit ketat pada bagian dada dan samping badan.
  • Kemeja model atletik mempunya rancangan penuh pada bagaian dada namun ramping pada bagian pinggang.
  • Kemeja dengan model lebar ini mempunyai ukuran standar kemeja pada umumnya. Bentuknya cenderung menggantung saat ada menyematkan ujung kemeja ke dalam celana sehingga akan terasa longgar dan mempunyai ruang yang lebih banyak untuk bisa bergerak atau berjalan.

5. Memilih Bahan Kemeja

Secara umum, kebanyakan bahan kemeja yang digunakan adalah jenis katun dan linen. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga akan terasa beda ketika anda mengenakannya.

  • Bahan Linen

Merupakan bahan kemeja yang mempunyai serat yang kuat, bahan ini dapat menyerap cairan sebesar 20% dan dapat mengalirkan udara pada kemeja dengan mudah. Linen ini memiliki tekstur yang licin.

  • Bahan Katun

Bahan katun ini juga memiliki serat yang kuat dengan prosentase penyerapan terhadap cairan sebesar 25 %. Bahanya lembut dan cocok digunakan untuk semua situasi baik formal maupun non formal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge